FtrStori

FtrStori

Share

Sing Tenang

28/03/2026

Viral! Istri Sah Labrak Karyawan Ekspedisi di Makassar, Bukti Chat Mesra Dibongkar ke Publik

MAKASSAR – Jagat maya kembali dihebohkan dengan aksi pelabrakan yang dilakukan oleh seorang istri sah terhadap wanita yang diduga sebagai selingkuhan suaminya. Kejadian yang berlangsung di sebuah kantor ekspedisi ini viral setelah diunggah oleh akun media sosial.

Dalam video yang beredar, suasana kantor yang semula tenang mendadak ricuh saat sang istri mendatangi lokasi kerja suaminya. Diduga, sang suami menjalin hubungan terlarang dengan rekan kerjanya sendiri di perusahaan ekspedisi tersebut.

Aksi Labrak di Tengah Jam Kerja

Istri sah yang tampak tak kuasa menahan emosi langsung melontarkan kekecewaannya di hadapan karyawan lain.

Tidak hanya sekadar kata-kata, sang istri juga membagikan tangkapan layar berisi percakapan (chat) mesra yang diduga dikirimkan oleh sang wanita idaman lain (wil) kepada suaminya.

Isi pesan tersebut menunjukkan percakapan yang cukup intens dan vulgar, yang kemudian menjadi bukti kuat bagi sang istri untuk melakukan konfrontasi secara langsung.

Viral di Media Sosial

Aksi berani sang istri ini pun langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang memberikan dukungan moral kepada istri sah, sementara sebagian lainnya menyayangkan keterlibatan rekan kerja dalam rusaknya rumah tangga seseorang.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan ekspedisi terkait insiden yang melibatkan karyawannya tersebut. Namun, video pelabrakan ini terus dibagikan dan menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial

Photos from FtrStori's post 27/03/2026

Sempat dilaporkan hilang,dua pria ditemukan membusuk diatas atap masjid

Dua pria di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Brebes, bernama Iwan dan Bambang, mengalami nasib tragis. Keduanya ditemukan dalam kondisi tewas dan membusuk di atap masjid setempat setelah dilaporkan hilang 6 hari sebelumnya.
"Dua orang ditemukan sudah membusuk di atap masjid lantai tiga, tempat kubah tadi sore," kata Sekretaris Desa Pengaradan, Dwi Andriyanto, Rabu (25/3/2026).

Berawal Marbot Kejatuhan Belatung
Dwi menerangkan, penemuan mayat para korban awalnya saat marbot Masjid Miftahul Jannah tengah bertugas. Marbot tersebut mencium bau busuk, dan juga kejatuhan belatung dari atas.

"Akhirnya dicari sumber bau dan belatung. Ternyata ada dua mayat yang sudah membusuk, lokasinya di atas, tidak jauh dari kubah," tambah Sekdes.

Temuan dua mayat itu segera dilaporkan ke polisi. Proses evakuasi dilakukan Rabu malam, dengan jenazah keduanya diturunkan memakai tali.

Kronologi Kejadian
Dwi lantas menjabarkan bagaimana dua korban bisa berada di atap dan tewas, dengan jenazahnya ditemukan berhari-hari kemudian. Awalnya, Iwan berniat mendatangi rumah seorang laki-laki untuk urusan keluarga.

Ditemani Bambang, Iwan kemudian menemui Marhadi yang merupakan kakak sepupunya.

"Sebelum mendatangi laki-laki dimaksud, dia menemui Marhadi, sepupu Iwan. Ya untuk saksi dari pihak keluarga saja, karena dia dituakan," jelas Dwi.

Iwan dan Bambang bertemu dengan Marhadi yang kebetulan tengah berada di atap Masjid Miftahul Jannah. Saat itu Marhadi berjanji bakal membantu setelah menyelesaikan pekerjaan memperbaiki lampu kubah masjid.

Mendapat janji tersebut, keduanya pamit turun dari atap. Namun, sampai dengan Rabu, mereka tidak kunjung kembali.

"Pada bingung kok tidak pulang. Lebaran tidak ada, sampai Selasa juga tidak pulang. Malah motor yang dipakai masih terparkir depan masjid," lanjutnya.

Dwi menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal, Iwan dan Bambang dilaporkan hilang sejak Jumat (20/3) atau sehari menjelang Lebaran. Pihak keluarga bahkan sudah melaporkan kehilangan pada pihak kepolisian.

Tewas karena Tersetrum
Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Farid Nur Aziz, menuturkan dua pemuda itu tewas akibat sengatan listrik. Ia menjabarkan ada luka bakar pada kedua jenazah.

"Jadi kami telah melakukan visum di RSUD Brebes. Hasilnya menyatakan ada luka bakar di tubuhnya," ungkapnya, Kamis (26/3).

Dijelaskan Farid, luka bakar tersebut disebabkan sengatan listrik. Ia menuturkan, di bagian atap Masjid Miftakhul Janah terdapat kabel listrik yang terbuka.

"Untuk penyebab kematian sendiri karena tersengat listrik. Jadi dapat diterangkan di TKP atap atau dak masjid ada kabel yang bertegangan tinggi yang menjuntai di dasar dak tersebut," terangnya.pe

Keberadaan kabel bertegangan tinggi itu dikuatkan oleh adanya saksi yang juga tersengat listrik saat akan menolong korban. Saat ini, saksi itu masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Sekarang juga masih dirawat di RSUD karena mengalami luka di bagian tangan dan muka akibat listrik. Jadi dapat dipastikan untuk kematian kedua korban karena tersengat aliran listrik bertegangan tinggi," jelasnya

Photos from FtrStori's post 27/03/2026

Viral! Oknum Ustadz di Karawang Digerebek Saat Bersama Istri Orang, Aksi Terekam Menantu

Warga Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, diguncang skandal dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang pria yang dikenal sebagai ustadz. Peristiwa ini viral setelah momen penggerebekan dramatisnya tersebar di media sosial.

Pria berinisial RS, yang akrab disapa Ustadz FT, diketahui sehari-hari mengajar mengaji di Dusun Jamantri, Desa Sabajaya. Namun di balik perannya tersebut, ia diduga menjalin hubungan terlarang dengan seorang perempuan berinisial EE, yang masih berstatus sebagai istri sah orang lain dan tinggal di Dusun Legok Cenang, Desa Gempolkarya.

Kasus ini terbongkar pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Menantu dari pihak perempuan memergoki langsung keduanya saat berada di satu tempat. Momen mengejutkan itu sempat direkam, sebelum akhirnya berujung pada aksi penggerebekan di lokasi.

Suasana pun langsung memanas. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berdatangan hingga menimbulkan kerumunan. Amarah warga tak terbendung, meski sebagian besar hanya diluapkan secara verbal kepada kedua terduga pelaku.

Peristiwa ini kemudian dibawa ke ranah hukum. Ustadz FT bersama perempuan tersebut sempat diamankan di Polsek Tirtajaya sebelum akhirnya dilimpahkan ke Polres Karawang untuk proses lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait dugaan perzinahan tersebut. Kasus ini pun menjadi sorotan publik, mengingat sosok terduga pelaku yang dikenal sebagai tokoh agama di lingkungan setempat

Photos from FtrStori's post 24/03/2026

Teka-teki penemuan potong4n tubuh di Jalan Gunung Pelandu, RT 13 Kelurahan Sempaja Utara, pada hari raya Idulfitri 1447 H mulai menemui titik terang. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban mutilasi tersebut berjenis kelamin perempuan, pada Sabtu (21/3/2026).

Pamapta I Polresta Samarinda, IPDA Mat Bahri, memberikan keterangan tambahan mengenai kronologi awal dan kondisi korban yang ditemukan di semak-semak, tak jauh dari akses jalan warga.

Kejadian mengerikan ini bermula saat sejumlah anak-anak melintas di area tersebut dan melihat pemandangan janggal. Mereka berteriak histeris setelah menemukan potongan tangan manusia yang tergeletak di balik semak-semak

Setelah dilakukan penyisiran lebih lanjut oleh personel Polresta Samarinda di sekitar TKP, petugas berhasil mengumpulkan total tujuh bagian tubuh. Meski ditemukan dalam kondisi mengenaskan, seluruh organ utama korban dilaporkan telah ditemukan secara lengkap.

“Kondisinya terpotong mulai dari badan, tangan, paha, hingga kaki. Total ada tujuh bagian dan semuanya sudah lengkap,” tambahnya

“Identitas sementara dikategorikan sebagai Mrs X (perempuan), lalu dugaan awal penganiayaan berat yang berlanjut pada tindakan mutil4si, dan tim Jatanras Polresta Samarinda beserta semua unsur tahap penyidikan intensif,” terangnya

Saat ini, jenazah perempuan tersebut telah berada di RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk menjalani proses otopsi dan identifikasi DNA, guna mengungkap jati diri korban. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar Kampung Gunung Pelandu, untuk melacak jejak pelaku.

“Untuk tindak lanjutnya, Polresta Samarinda sedang melakukan penyidikan mendalam guna mengungkap pelaku di balik kasus ini,” tutup IPDA Mat Bahri.

*Informasi terbaru yang kemi dapat,dua pelaku sudah diamankan pihak kepolisian

23/03/2026

Tulang Bawang - Seorang pria bernama Kausar Abadi (22) warga Bujung Tenuk, Menggala Selatan, ditangkap Polisi usai melakukan penganiayaan terhadap pegawai penagih angsuran bank Mekar.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, mengatakan pelaku ditangkap pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB oleh Unit PPA Satreskrim bersama Tekab 308.

"Pelaku berhasil diamankan saat berada di samping Balai Desa Kampung Bakung Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya," kata dia.

Apfryyadi menjelaskan peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 10.50 WIB di Kampung Bakung Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.

Korban, Dina Sania, yang merupakan petugas penagih angsuran, datang bersama rekannya untuk menagih pinjaman milik istri pelaku sebesar Rp3 juta, dengan kewajiban angsuran Rp75 ribu per minggu.

Saat itu, korban bermaksud menagih tunggakan angsuran minggu ke-3, ke-4, dan ke-5. Namun, pelaku justru emosi dan melontarkan kata-kata kasar.

"Pelaku sempat mengucapkan kata-kata hinaan, kemudian mencekik leher korban dan memukul bagian pundak kanan," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami rasa sakit di bagian leher dan pundak, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tulang Bawang.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Tulang Bawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. la dijerat dengan Pasal 466 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara baik tanpa kekerasan, terlebih dalam urusan keuangan

23/03/2026

Pengunjung Plaza Medan Fair Heboh, Ada Wanita Jatuh dari Lantai 4

Seorang perempuan yang diperkirakan berusia 30 tahun meninggal setelah terjatuh dari lantai 4 pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan Petisah, Kota Medan, Sumateara Utara, Minggu (22/3/2026) pada pukul 14.00 WIB.

Hingga Minggu malam (22/3/2026), identitas korban belum diumumkan oleh pihak kepolisian.

Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Ciri-ciri korban, mengenakan sepatu berwarna putih, celana jeans hitam, serta kaos berwarna biru tua.

Korban juga membawa sebuah tas berwarna putih yang ditemukan tergeletak tidak jauh dari posisi tubuhnya yang sudah tidak bernyawa di lantai dasar Plaza Medan Fair.

Saat ini, pihak kepolisian masih memasang garis polisi di lokasi.

Polisi masih menyelidiki penyebab jatuhnya korban, apakah murni kecelakaan atau ada faktor lain.

Proses pencarian keluarga korban juga sedang dilakukan untuk memastikan identitas.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Medan Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat mengatakan pihaknya masih melakukan evakuasi awal.

"Kita masih lakukan evakuasi awal. Nanti mungkin kita cari keluarganya, mungkin saja dari situ baru kita tahu penyebabnya kenapa dia bisa seperti itu,"ujar Kompol Bambang, Minggu (22/3/2026).

"Kalau untuk penyebab sekarang kita belum ada. Masih olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dulu dan membawa jenazah ke rumah sakit,"jelasnya kemudian

23/03/2026

Ledakan dan kebakaran di Brasil menyebabkan lima orang terluka di sebuah supermarket

Kebakaran besar dan ledakan di Supermarket 300 di Santana do Livramento, Brasil, menyebabkan beberapa orang terluka, termasuk petugas pemadam kebakaran yang sedang bertugas di lokasi kejadian.

Kebakaran besar terjadi pagi 31 Desember 2025 di Supermarket 300, yang terletak di Jalan Tamandaré, di pusat kota Santana do Livramento, Brasil.

Kebakaran bermula sekitar pukul 6:30 waktu setempat di bagian belakang gedung dan dengan cepat menyebar, menghasilkan kobaran api yang hebat. Keadaan darurat ini, yang dengan cepat menjadi operasi internasional, mengerahkan dinas pemadam kebakaran dari Brasil dan Uruguay, karena kedekatan kota Brasil dengan kota Rivera, Uruguay.

Insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran besar di wilayah tersebut. Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan material yang serius dan memaksa evakuasi banyak orang dari area dekat supermarket.

Saat petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk mengendalikan api, sebuah ledakan dahsyat terjadi, tampaknya akibat generator yang rusak karena kebakaran. Ledakan tersebut mengenai sekelompok petugas pemadam kebakaran yang berada di dekat pintu masuk utama pasar.

Akibat ledakan tersebut, setidaknya lima petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka. Tim darurat dengan cepat membawa para korban luka ke rumah sakit Santa Casa de Misericórdia di Santana do Livramento untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Pihak berwenang belum merilis detail tentang kondisi para petugas pemadam kebakaran yang terluka, meskipun diketahui bahwa mereka menerima perawatan khusus.

23/03/2026
Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address

Jakarta
35376