Ageloc Lumispa
Gadget Perawatan Kulit Paling Populer di Dunia
20/07/2020
INFORMASI SEPUTAR ASTRINGENT DAN TONER
Astringent dan toner adalah produk perawatan kulit berbahan dasar air yang digunakan untuk menghilangkan kotoran dan sisa makeup yang masih menempel setelah mencuci wajah. Meski serupa, ternyata kedua produk ini memiliki perbedaan, lho!
Banyak yang mengira bahwa setelah mencuci muka, kotoran atau sisa makeup di wajah sudah benar-benar hilang. Padahal, belum tentu demikian.
Kendati sudah dibersihkan, kotoran bisa saja masih menempel di kulit wajah, meskipun tidak terlihat. Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan astringent dan toner untuk membersihkan kulit wajah.
Informasi Seputar Astringent dan Toner
Perbedaan Astringent dan Toner
Meski fungsinya sama, astrigent dan toner memiliki kandungan yang berbeda. Astrigent terbuat dari air dan umumnya diformulasikan dengan alkohol yang berfungsi untuk menghilangkan minyak berlebih di kulit wajah.
Selain itu, biasanya astringent juga mengandung asam salisilat yang bertujuan untuk melawan jerawat dan komedo. Berkat kandungannya ini, astrigent lebih ditujukan untuk kulit kombinasi, berminyak, dan berjerawat.
Sedangkan toner terbuat dari air dan diformulasikan dengan pelembab, seperti gliserin, urea, hyaluronic acid, dan AHA, yang bermanfaat untuk melembapkan kulit dan membuat kulit terasa lebih halus.
Biasanya toner juga diperkaya dengan ekstrak tumbuhan, antioksidan, dan anti-aging, yang dapat memperbaiki tekstur kulit, mencerahkan kulit, serta meratakan warna kulit. Karena kandungannya inilah, toner bisa digunakan untuk segala jenis kulit, tetapi lebih ditujukan pada kulit normal, kering, dan sensitif.
Cara Menggunakan Astringent dan Toner
Dalam perawatan sehari-hari, astringent atau toner dapat digunakan satu kali sehari, baik pagi atau sore hari. Astringent atau toner digunakan setelah mencuci wajah dan sebelum menggunakan pelembap.
Setelah memastikan wajah bersih dan kering, Anda bisa menggunakan astringent atau toner dengan cara berikut ini:
-Tuang astringent atau toner secukupnya di kapas.
-Oleskan secara merata pada wajah dengan cara ditepuk-tepuk pada permukaan kulit wajah.
-Tunggu hingga kering, lalu Anda bisa menggunakan perawatan kulit lainnya, seperti obat jerawat, serum, krim mata, dan tabir surya.
Sebaiknya gunakan astringent hanya pada area kulit yang berminyak untuk mencegah munculnya iritasi kulit di bagian kulit yang tidak berminyak. Karena astringent umumnya mengandung alkohol, maka sebaiknya hindari pemakaiannya jika kulit Anda sedang iritasi atau kering.
Nah, kini Anda sudah tahu apa perbedaan astringent dan toner, kan? Bagi Anda pemilik kulit kering dan sensitif disarankan untuk tidak menggunakan astringent, karena bisa membuat kulit menjadi tambah kering, iritasi, mengelupas, dan kemerahan.
Selain itu, orang yang memiliki masalah kulit tertentu, seperti eksim dan rosacea, juga sebaiknya menghindari penggunaan astringent. Gunakanlah toner atau pelembap yang bebas dari kandungan minyak atau berlabel "non-comedogenic".
Jika kulit wajah menjadi kemerahan, terasa panas atau perih, dan mengalami iritasi setelah penggunaan astringent atau toner, segera hentikan penggunaannya dan konsultasikanlah ke dokter kulit.
20/07/2020
4 Makanan untuk Mencegah Munculnya Flek Kecokelatan di Kulit
Kita menyebutnya flek, atau freckles, atau noda kecokelatan. Ia muncul di bagian kulit yang sering terkena matahari, seperti wajah, tangan, punggung tangan, dan bahu, dan biasanya bentuknya kecil-kecil namun banyak.
Biasanya flek ini akan mulai muncul saat usia Anda mencapai 50 tahun. Namun, anak-anak muda yang sering menghabiskan waktu di bawah sinar matahari juga biasanya sudah punya flek ini di beberapa bagian kulit.
Kabar baiknya, flek di kulit ini bisa dicegah dengan cara mengubah pola makan Anda.
Makanan yang bisa mencegah flek di kulit
1. Tuna
Ikan ini kaya akan nutrisi, termasuk niacin, piridoksin, magnesium, kalium, dan selenium, yang dapat mencegah dan memperbaiki flek kecokelatan yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari.
2. Makanan yang kaya antioksidan
Flek di kulit juga bisa muncul akibat molekul radikal bebas yang menyerang sel-sel kulit. Makanan yang kaya antioksidan, contohnya buah-buahan dan kacang-kacangan, dapat menetralisir efek buruk radikal bebas ini, dan mengubah penampakan kulit.
Contoh vitamin, mineral, dan nutrisi dari makanan yang bisa mencegah dan menghilangkan flek di kulit antara lain adalah vitamin E, vitamin C, selenium, kromium, zinc, glutathione, kalsium, dan vitamin D. Tapi ingat, sebaiknya dapatkan nutrisi ini dari makanan dan bukan dari suplemen, kecuali direkomendasikan dokter.
3. Buah-buahan yang kayak vitamin C
Buah yang kaya vitamin C seperti jeruk atau nanas, bisa mencegah radikal bebas merusak sel kulit yang akibatnya memunculkan flek kecokelatan pada kulit. Vitamin C juga penting untuk memperbaiki jaringan kulit dan melawan kanker kulit.
4. Sayuran mentah
Sayuran mengandung banyak nutrisi, terutama serat, vitamin C, dan vitamin B, yang penting untuk kesehatan kulit. Lebih sehat lagi bila Anda mengonsumsi sayuran dalam keadaan mentah, karena ini dapat membersihkan racun dari tubuh yang jadi penyebab pembentukan flek pada kulit.
Yang harus dihindari
Konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi dapat memicu munculnya flek pada kulit. Jika Anda sudah memiliki banyak flek kecokelatan di kulit, Anda harus menghindari alkohol dan mengurangi kafein, makanan manis, gorengan, dan makanan berlemak.
Mengatur pola makan dapat membantu mencegah flek di kulit jadi makin banyak, dan menyamarkan penampakan flek yang sudah Anda. Namun jika masalah flek Anda cukup parah, Anda mungkin perlu konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mencari solusi dan perawatan medis yang lebih efektif.
Sumber:helo sehat
18/07/2020
Apa Penyebab Munculnya Jerawat Batu yang Menjengkelkan?
Jerawat pada wajah memiliki berbagai jenis, salah satu yang paling mengganggu adalah jerawat batu. Sebelum jerawat bandel ini datang, kamu harus mengenali penyebabnya agar dapat melakukan langkah pencegahan.
Jerawat batu adalah salah satu jerawat yang paling serius dibanding jenis jerawat lainnya. Kemunculan jerawat jenis ini biasanya disebabkan oleh bakteri, minyak, dan sel kulit kering yang terperangkap di pori-pori.
Jerawat batu pada umumnya terjadi pada seseorang yang memiliki kulit berminyak. Tidak hanya orang dewasa, jerawat batu bisa dialami oleh remaja, bahkan lansia karena adanya ketidakseimbangan hormon.
Apa saja penyebab jerawat batu?
Salah satu ciri khas jerawat batu ialah bentuknya yang mirip dengan bisul. Ciri lainnya adalah berisi nanah, benjolan berwarna putih besar, kemerahan, dan sakit saat disentuh.
Jerawat batu tidak hanya muncul di wajah, tetapi bisa juga di bagian tubuh lainnya seperti di dada, leher dan lengan.
Ada banyak faktor penyebab jerawat batu, di antaranya:
1. Pori-pori tersumbat
Salah satu penyebab jerawat batu yang sering terjadi ialah pori-pori tersumbat. Penyumbatan ini dapat terjadi karena adanya minyak pada wajah, kotoran, bakteri, hingga penumpukkan sel-sel kulit sehingga mengakibatkan munculnya jerawat batu.
2. Perubahan hormon
Faktor terbesar lain yang menjadi penyebab jerawat batu adalah perubahan hormon, seperti di masa-masa remaja.
Selama pubertas, kadar hormon androgen meningkat drastis sehingga menyebabkan peningkatan produksi sebum dan pertumbuhan sel-sel kulit menjadi lebih cepat.
Perubahan hormon juga berkaitan dengan beberapa faktor, seperti siklus menstruasi, kehamilan, kontrol kelahiran, penggunaan obat terapi hormon, dan stres. Pemakaian kosmetik yang tidak cocok juga bisa memancing timbulnya jerawat batu.
3. Tingkat kelembapan dan keringat yang tinggi
Memiliki kondisi tubuh yang gampang berkeringat bisa membuat kulit mudah berjerawat. Pasalnya, pori-pori akan lebih mudah terbuka sehingga kotoran dan bakteri juga mudah masuk ke dalam kulit yang akhirnya menyebabkan munculnya jerawat.
4. Faktor genetik
Faktor genetik juga bisa jadi penyebab jerawat batu yang kita alami. Kemungkinan gen yang diturunkan dari orangtua yang memiliki masalah jerawat juga bisa menurun ke anggota keluarga lainnya.
5. Penggunaan obat
Penggunaan obat dan bahan kimia, seperti kortikosteroid, litium, fenitoin, dan isoniazid, dapat memperburuk atau menyebabkan munculnya jerawat batu.
Kamu mungkin pernah mendengat penyebab jerawat batu, seperti mengonsumsi cokelat, kacang-kacangan, makanan berminyak, masturbasi, hingga berhubungan seks. Namun, beberapa penelitian telah membantah hal tersebut.
13/07/2020
Hindari Kebiasaan Ini Kalau Enggak Mau Punya Flek Hitam
Noda hitam pada wajah merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering dialami. Beberapa kebiasaan ini bisa memicu munculnya flek hitam pada wajah:
Memakai Kosmetik yang tidak aman
Beberapa kosmetik yang mengandung bahan kimia tertentu bisa memicu melanocyte yang memproduksi melanin. Selain itu, beberapa bahan yang terdapat dalam kosmetik juga bisa memicu fotosensitivitas yang berakibat kulit wajah menjadi sensitif terhadap sinar matahari.
Kurang Asupan Vitamin
Vitamin menjadi salah satu hal penting untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Jika seseorang kurang asupan vitamin, pigmentasi wajah akan terlihat jelas. Untuk itu, pastikan kamu mendapatkan asupan vitamin B12, K, dan vitamin E untuk mencegah noda hitam pada kulitmu.
Keluar Rumah Enggak Pakai Masker Penutup Wajah
Noda hitam ini juga bisa disebabkan oleh polusi udara. Polusi udara bisa menyebabkan iritasi pada kulit serta merusak lapisan kulit. Hal ini juga bisa jadi pemicu produksi melanin, sehingga timbul noda hitam pada wajah.
Tidak memakai Sunscreen Sebelum Keluar Rumah
Paparan sinar matahari yang berlebihan jadi penyebab utama munculnya noda hitam pada wajah, karena mendorong kulit untuk memproduksi lebih banyak melanin. Enggak cuma itu, wajah yang sering terekspos sinar UV juga bisa menyebabkan kanker kulit.
10/07/2020
Dulu, kukira anakku akan menjadi anak yg pintar. Jago matematika, kuat hapalan Qurannya. Piawai dalam pelajaran bahasa, berani tampil dan bicara.
Sedari bayi sembari mengasuh dan mendidiknya, kulambungkan asa itu dalam doa.
Namun ternyata... Semua kenyataan berkata sebaliknya.
Memahami soal2 matematika ia merasa sulit, kendati soalnya tergolong tidak rumit.
Mengejar target hapalan Qur'annya, dia terengah2, meski target itu minimal saja.
Nilai bahasanya pun biasa saja, tak istimewa.
Dia juga tumbuh sebagai anak pemalu, yg jika diharuskan berbicara di depan kelas, dia harus berusaha ekstra keras.
Aku kecewa...
Aku sedih...
Aku pernah (dan ini sangat kusesali) melabelinya sebagai anak bodoh
Kepada Allah Ta'ala, berkali2 Aku curhat.
Mengapa doaku tak Engkau kabulkan?
Padahal Aku telah berupaya kuat.
Lalu kemudian Ia seolah memberi jawaban.
Anakmu memang tidak pandai ilmu berhitung, tapi lihatlah! Dia tidak 'perhitungan' setiap diminta bantuan. Dia anak yg ringan tangan.
Anakmu memang memiliki kendala saat harus menghapal al-Qur'an. Namun tengoklah! Dia tak kenal lelah untuk terus mencoba dan berusaha.
Nilai pelajaran bahasanya memang standard saja. Tapi perhatikanlah! Tutur katanya halus. Tak pernah berkata kasar kepadamu maupun teman2nya.
Dia pemalu dan dan segan jika harus tampil serta bicara. Namun akuilah! Dia terampil menjaga dan mengasuh adiknya, demi mengurangi kerepotanmu.
Begitu banyak kelebihannya, namun kau menutup mata.
Begitu banyak kepiawaiannya, namun kau tak mengacuhkannya.
Dia punya cahayanya sendiri. Tapi dengan kain hitam, cahaya itu sibuk kau redam.
Jadi sebenarnya siapa yg bodoh? Dia anak yg bodoh, atau kamulah sesungguhnya si orang tua bodoh?
Copas
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Website
Address
Trans Sulawesi, Tomoni
Makassar
92980
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |
| Saturday | 09:00 - 17:00 |
