Desfira Latifa

Desfira Latifa

Share

konten kreator pemula..

18/06/2025
05/01/2025

RUN 2016
BAB 17 B
Buku Tentara polisi

*Campur Tangan Levia*

Beberapa hari berlalu, antara Nena dan raswan meski dalam satu rumah tapi mereka jarang sekali berbicara, kamarpun sejak awal sudah terpisah.

Kalu siang, Nena lebih banyak bergiat dengan ayam ayamnya, jika malam selain menemani dafis, ia pun lebih banyak membaca buku buku tentang cara berternak ayam. Bahkan ketika mereka berdua mendapat undangan pernikahan dari adik letingnga, Nena dan raswan tak datang bersamaan.

"Bu Raswan". panggil Levia yang juga datang sebagai tamu undangan acara pernikahan adik letting raswan -Azril- di gelar cukup mewah karena mendapat istri dari juragan bawang

Nena mengangguk memberi sapa "Iya, Bu".

Levia melambai lambaikan tangannya "Sini".

Nena berjalan mendekat, Levia menyurruhnya untuk duduk dibangku sebelahnya.

"Mana dafis ?"

"Saya titipkan ke ibu gurunya, Bu".

"Loh, dafis sudah sekolah".

"Baru masuk semingguan Bu, kebetulan gurunya ini kawan saya dulu".

"O begitu". Levia menengok kanan kiri. "Bu Raswan ga datang sama om raswan".

Nena tersenyum kikuk "enggak b".

"Payah itu om Raswan".

"Tapi dia ada disini Bu". tunjuk nena kesebuah meja yang banyak pria yang berkumpul duduk bersama sembari mengobrol. "Dia berangkat duluan Bu".

Levia mengeleng geleng ikutan sewot.
Kemudian, pandangannya tersita melihat semi gaun yang dikenakan Nena. " Cocok ya, baju saya" ucapnya sangat pelan.

Nena tertawa kecil, "Pas banget Bu, Bagus baju nya Bu, saya jadi enggak enak selalu dikasih ibu".

Levia menepuk " Ah, Bu Raswan, lagi p**a saya juga udah lama gak muat, ngapain disimpan simpan, mending diberikan ke yang mau".

"Mau banget Bu, kalo ada lagi boleh".

Levia tertawa, kemudian ia mencuri curi memandang raswan dan muncul sebuah ide.

"Bu Raswan, saya kemobil dulu ya, jangan kemana mana, disini aja".

Levia mencari cari sepatu cadangan dimobilnya, sepatu yang rata rata berhak tinggi lalu kembali kedalam gedung

"Dari mana Bu"

Levia duduk lantas meletakan sepatu highell bejenis peep toe dibawah kolongg meja.

"Pake sepatu ini Bu Raswan, biar macthing Ama baju nya" bisiknya

Nena menengok cepat kebawah "Aduh Bu, gak pede saya memakai sepatu highell gini ".

"Saya hitung sampai tiga ni"

Levia tahu betul kelemahan Nena kalau sudah begini Nena langsung menurut.

Dengan ragu Nena melepas sepatunya, gerakan diam diam dibawah kolong meja, lalu sepatunya kini telah berganti.

"Nggak tinggi tinggi banget itu Bu Raswan".

Nena nyenggir "kayak gak pantas Bu".

"Ah, siapa bilang ".

Levia membuka tas mengeluarkan jepit rambut mutiara ala Korea steal, menyodorkan nya pada Nena "pakai ini juga".

"Aduh Bu, saya merepotin terus".

"Ah nggak saya senang melihat Bu Raswan semakin cantik", ujarnya dengan seulas senyum.

Dengan gerakan cepat , Nena telah meletakan jepit rambut dirambutnya, dengan beberapa mutiara meliuk di jepitan itu, sederhana, tetapi elegan dan terkesan glamour.

Levia tersenyum puas sesuai dugaan nya jepit rambut itu cocok dengan rambut hitam Nena.

"Oya Bu, sama siapa kemari" tanya Nena

"Saya kan datang sendiri, bapak masih sekolah, Kenapa, Bu Raswan mau p**ang barang saya ?".

Nena tersipu "Izin, kalau nggak ngerepotin ibu".

"Oh engak kok, O iya itu rok Bu kraswan kayak kena saus dehh " tunjuk Levia.

"Mana Bu". Nena agak panik

Levia menyodorkan dua lembar tisu. " di rok bagian belakang tadi saya lihat, nih buk raswan bersihin dulu aja. itu tuh toilet disebelah sana".

Nena menoleh kearah tunjukan Levia. "Aduh Bu banyak bapak bapak disana, ada mas raswan lagi!".

Levia nggak habis akal "Daripada nggak dibersihin Bu, nanti Eman Eman lho roknya rusak, soalnya bahan begini nggak bisa kalau kena bahan campuran saos, soalnya nya nanti warnanya belang".

"Aduh masa sih Bu, Iya Eman Eman ini juga kan pemberian ibu, buat kenang kenangan kalau saya nggak disini lagi".

Levia tersenyum kembali " Nah, itu dia!"

Nena berdiri dari duduknya, mengenakan higheel sangat mempengaruhi postur tubuhnya, yang seketika menjadi tegak, dada membusung, dan pantat terlihat penuh. Levia tersenyum puas ketika melihat Nena yang baru berdiri saja sudah mencuri pandang tamu lainnya.

Dari kejauhan Levia mengamati Nena yang berjalan menuju toilet, tubuh Nena yang tinggi semampai pinggangnya yang begitu kecil membuatnya terlihat seperti super model.
Levia terus mengamati Nena hingga hampir sampaigmelewati meja raswan dan kawan kawannya, Levia tersenyum jahil.

"Rasain kamu Om raswan, hihiiihi ".

Apa lagi yang terjadi ????....

Baca selengkapnya di app KBM ya guys

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Singapore?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Jalan Baturaja Bungin Kec Bunga Mayang Oku Timur Sumatera Selatan
Singapore